Home Blog Review Dan Sinopsis Film Assalamualaikum Beijing

Review Dan Sinopsis Film Assalamualaikum Beijing

by punggawa

Menutup akhir tahun 2014 dan menyambut tahun 2015, ada sebuah film bagus yang harus ditonton, yaitu “Assalamualaikun Beijing”. Film ini Recommended banget dalam mengajarkan keteguhan iman, ketulusan cinta, dan kental akan sejarah Islam di negeri yang Muslimnya masih minoritas. Asma Nadia dengan apik meracik kisah cinta unik dan penuh hikmah di novelnya. Penulis skenario Alim Sudio dan sutradara Guntur Soeharjanto dengan apik memfilmkan kisahnya. Para pemeran seperti Revalina S. Temat, Morgan Oey, Laudya Chintya Bella dan Desta secara apik memerankan tokoh mereka. Riset mendalam tentang setting film di Beijing pun digarap lebih jeli lagi oleh penulis skenario Alim Sudio dan sutradara Guntur Soeharjanto yang sebelumnya menggarap film “99 Cahaya di langit Eropa” dengan apik.

Assalamualaikum Beijing.
Film “Assalamualaikum Beijing” mengisahkan tentang cinta seorang Asma yang gagal menikah dengan calon suaminya yang bernama Dewa. Dewa selingkuh dengan teman sekantornya. Tak hanya itu, Dewa harus menikahi Anita yang tengah mengandung anak mereka.
Patah oleh cinta, Asma menerima tawaran sahabatnya untuk menjadi penulis kolom di Beijing. Suami-istri Sekar dan Ridwan membantu Asma melupakan sakit hatinya hingga suatu hari muncul tokoh bernama Zhong Wen. Mereka bertemu di sebuah bis dan menjadi akrab. Zhong Wen adalah seorang pemuda dari Beijing yang sederhana dan tulus. Dari Zhong Wen, Asma mengenal kisah cinta Ahei dan Ashima yang melegenda. Dan dari Asma, zhong Wen belajar tentang Islam dan menjadi mualaf. Benih-benih cinta telah tumbuh di hati keduanya.

Assalamualaikum Beijing...
Musibah menimpa Asma. Ia divonis mengalami sakit APS atau Anti Phospolipid Syndrome yang cukup parah. Penyakit langka ini beresiko membuat penderitanya stroke, lumpuh, hingga buta. Penyakit yang berhubungan dengan pengentalan darah ini membuat Asma tidak diperbolehkan untuk hamil dan melahirkan. Asma pun kembali ke Indonesia tanpa memberitahu Zong Wen.
Zong Wen yang sedang jatuh cinta pada Asma berusaha keras mencaritahu keberadaan Asma. Ia menyusul ke Indonesia demi cinta dan menerima keadaan Asma apa adanya.

*****

Sepanjang film kita juga akan disuguhi kelimat-kalimat yang penuh makna tanpa kesan menggurui. Beberapa dialog para tokoh dapat mengubah pandangan penontonnya akan keagungan cinta secara Islami seperti’ “Cinta itu menjaga, tergesa-gesa itu nafsu belaka.” Atau “Cinta sempurna itu ada, dan tak perlu fisik sempurna untuk memiliki kisah cinta yang sempurna.” Dan “Bila tak kau temukan cinta, biar cinta menemukanmu.”

Film Ini juga mengulik tentang adap pergaulan muda-mudi jaman sekarang yang dikemas secara apik (dan kadang secara kelakar), selain tentang kesabaran, kesetiaan, cinta, perjuangan, dan ketaatan pada Allah. Semua diramu apik dan terkadang diselingi kelakar ringan namun tetap mengena.

Film “Assalamualaikum Beijing” tidak hanya bagus di kekuatan cerita dan tokoh pemerannya. Film ini juga bagus di setting film. Penonton akan diajak menjelajah tempat-tempat indah di Beijing yang berkaitan dengan cerita film. Lokasi setting bukan sekedar tempelan agar film tampak bagus karena mengambil setting di luar negeri (Beijing). Setiap pilihan setting diperhatikan dengan jeli untuk menguatkan cerita film.

Film Assalamualaikum Beijing menjadi penutup film bermutu tahun 2014 dan pembuka film bermutu 2015. Semoga tahun ini akan ada lebih banyak film bagus yang diciptakan para sineas Indonesia. Sudah saatnya penonton Indonesia bangga menonton filmnya sendiri.

update ini Video Clip Asma Nadia ” Assalamu’alaikum Beijing “

You may also like

Leave a Comment